Ada Apa dengan MUSREMBANGTAN 2019?




 

Dalam musrembangtan diperoleh beberapa simpulan diantaranya adalah dalam rangka optimalisasi pencapaian target 2018, agar dilakukan upaya khusus untuk percepatan realisasi anggaran dan kegiatan di masing-masing satker. Kementerian Pertanian menekankan agar percepatan peningkatan LTT melalui upaya khusus posko-posko Gerakan Tanam untuk mencapai terget bulan Mei 2 juta ha. langkah ini merupakan terobosan untuk kecukupan pangan kita.

Tahun 2019 merupakan tahun terakhir RPJMN 2015-2019, sehingga target RPJMN diupayakan secara maksimal untuk bisa dicapai, produksi beberapa komoditas strategis seperti Padi Jagung dan Kedelei tetap menjadi target utama, selain peningkatan ekspor komoditas andalan, bawang merah, cabe sebagai penyumbang inflasi diharapkan bisa dikendalikan dengan peningkatan produksi.

Kementerian Pertanian Fokus kegiatan 2019 : antara lain  peningkatan produksi komoditas strategis, (LTT, Siwab, dll); perbenihan; peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin; pendekatan kegiatan dengan pola padat karya ditingkatkan lagi;  hilirisasi.

Tahun 2019 Kementerian Pertanian mendapatkan Pagu indikatif 2019 sebesar Rp 21,06 Trilyun, akan terus dilakukan pembahasan dengan Bappenas dan Kemenkeu hingga Pagu Anggaran dan pagu Alokasi Anggaran 2019, tentunya akan diarahkan pada program yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan petani.

Beberapa usulan daerah melalui eProposal mohon disesuaikan dengan kebutuhan, dan jangan disesuaikan dengan keinginan. hal ini akan disinkronkan pada kegiatan lanjutan dari musrembangtan ini untuk menyelaraskan antara kebijakan pusat dengan usulan dari daerah yang telah dihimpun melalui e-proposal



Komentar