Web SAKTI


27 Feb 2020 10:50:22


 

Sesuai dengan Surat No. S-704/MK.02/2019 Tentang Pagu Alokasi  Anggaran K/L TA.2020, kementerian pertanian mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp. 21 T, pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI menyepakati usulan refocusing 2020 kementerian pertanian sebesar 250 M yang akan dialokasikan untuk mengakselerasi kegiatan prioritas seperti dukungan kostratani, penanganan kerawanan pangan (stunting) dan penyempurnaan pengembangan Agricultural War Room (AWR).

Langkah selanjutnya yang akan di lakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Komisi IV DPR RI secara administrasi dilanjutkan untuk revisi DIPA Kementerian Pertanian, tentunya dengan melibatkan Kementerian Keuangan dan Bappenas.

Peruntukan di SDM kegiatan di fokusnya untuk mendukung kostratani, dan disaat reviu harus berbunyi kegiatan dimaksud dengan di komunikasikan dengan Inspektorat Jenderal dan APIP.

BKP di gunakan untuk penanganan daerah rawan pangan dan stunting, sementara untuk di sekjen diarahkan untuk kegiatan mendukung pengembangan AWR. Kepala Biro Perencanaan Bp Abdul basit berpesan dalam pengalokasian benar benar hati hati dan di sesuaikan dengan tujuan atas kegiatan yang sudah disampaikan ke Komisi IV DPR RI, jangan sampai melenceng ke kegiatan lain, tegasnya.

Kebijakan refocusing menjadi salah satu kebijakan untuk penyesuaian terhadap kebijakan baru yang ada di kementerian pertanian, langkah penyesuai ini bertujuan untuk memfokuskan beberapa kegiatan yang memang implementatif di lapangan.

Berkaitan dengan hal tersebut untuk mempercepat proses pelaksanaan revisi dan berkaitan dengan adanya PMK revisi terbaru yang menyatakan bahwa proses revisi anggaran berbasisnya website melalui aplikasi SAKTI web.

Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) adalah aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi satker dalam mendukung implementasi SPAN untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. SAKTI mengintegrasikan seluruh aplikasi satker yang ada dengan menerapkan konsep single database. Seluruh transaksi entitas akuntansi dan entitas pelaporan dilakukan secara sistem elektronik. Saat  ini  sudah dilakukakan piloting SAKTI pada seluruh satker Kementerian Keuangan dan beberapa satker di luar Kementerian Keuangan, dan pada akhir tahun ini rencananya SAKTI modul penganggaran akan diimplementasikan pada seluruh satker Kementerian/Lembaga dalam penyusunan RKA/KL tahun anggran 2020.

Bahwa era digitalisasi telah merambah ke berbagai sektor, diantaranya terkait informasi perbankan, sosial budaya, dan juga merambah ke sektor pemerintah yaitu dengan implementasi berbagai aplikasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan pemerintah. DJPb saat ini telah mengimplementasikan aplikasi SAKTI pada seluruh satker Kementerian Keuangan untuk kemudian secara bertahap akan diimplementasikan pada seluruh satker Kementerian/Lembaga mulai tahun 2020. Meskipun telah diimplementasikan, SAKTI tidak lepas dari beberapa kekurangan. Hal ini tentunya tidak boleh menghalangi kita untuk terus maju, melakukan perbaikan, demi kemudahan akses dan mencapai SAKTI yang semakin sempurna.

Biro perencanaan memfasilitasi kegiatan sosialisasi SAKTI web ini dengan melibatkan Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, untuk mempermudah dan mempercepat mekanisme revisi di internal Kementerian Pertanian,

 

 

 

 



Komentar

Rasmi

27 Feb 2020 11:17:00


Semoga web sakti ini bisa menjadi sarana mempermudah, memperlancar dan mempercepat proses dan mekanisasi anggaran di Kementan.